



FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) kembali melahirkan doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Peminatan Ilmu Akuntansi Manajemen yang diselenggarakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Dalam sidang tersebut, Neny Desriani dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan resmi menyandang gelar Doktor. Keputusan tersebut disampaikan oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., yang sekaligus menetapkan Neny Desriani sebagai doktor ke-58 yang dihasilkan oleh FEB Unila.
Sidang promosi doktor tersebut dihadiri oleh Ketua Penguji sekaligus Dekan FEB Unila Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi sekaligus Promotor Prof. Yuliansyah, S.E., M.S.A., Ph.D., Akt., C.A., Penguji Eksternal Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Si., Akt., C.A., C.M.A., Penguji Internal Dr. Agrianti Komalasari, S.E., M.Si., Akt., C.A., C.M.A., Penguji Internal Dr. Ratna Septiyanti, S.E., M.Si., serta Ko-Promotor Prof. Dr. Einde Evana, S.E., M.Si., Akt., C.A., CPA. Turut hadir para profesor, pimpinan fakultas, dosen Jurusan Akuntansi, civitas akademika FEB Unila, kolega, rekan mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi, keluarga besar promovenda, serta tamu undangan lainnya.
Gelar doktor tersebut diraih melalui disertasi berjudul “Desain Sistem Evaluasi Kinerja Formal dan Teknologi Evaluasi Kinerja: Keadilan, Kepercayaan, dan Kinerja pada Industri Perbankan”. Penelitian ini mengembangkan model pengukuran kinerja internal pada industri perbankan melalui integrasi sistem evaluasi formal dan teknologi evaluasi kinerja untuk meningkatkan kepercayaan antara atasan dan bawahan serta mendorong peningkatan kinerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas evaluasi kinerja dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, yakni keadilan informasi, kejelasan prosedur dalam proses pengukuran kinerja, serta kualitas umpan balik yang diterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi salah satu elemen penting dalam membangun sistem evaluasi kinerja yang efektif. Meskipun penelitian ini dirancang untuk konteks industri perbankan, secara teoritis model tersebut memiliki peluang untuk diadaptasi pada sektor lain dengan tetap memperhatikan karakteristik masing-masing institusi.
Dalam proses penyusunan disertasi, Neny Desriani dibimbing oleh Prof. Yuliansyah, S.E., M.S.A., Ph.D., Akt., C.A. selaku promotor dan Prof. Dr. Einde Evana, S.E., M.Si., Akt., C.A., CPA. selaku ko-promotor. Pada kesempatan tersebut, Prof. Yuliansyah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat promovenda selama menempuh pendidikan doktoral.
“Pendidikan doktor bukan titik akhir, melainkan awal untuk terus berkembang sebagai peneliti dan membuka peluang menuju jenjang akademik yang lebih tinggi. Semoga capaian ini dapat menjadi jembatan bagi perjalanan karier dan kontribusi akademik di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEB Unila Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si. berpesan agar capaian tersebut menjadi awal untuk terus menghasilkan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
“Ketika telah menyandang gelar doktor, jangan berhenti belajar. Teruslah menulis, meneliti, dan menghasilkan pengetahuan baru yang dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Jaga nama baik almamater dan jadikan capaian ini sebagai awal untuk terus berkembang,” pesannya.
Neny Desriani saat ini merupakan dosen Jurusan Akuntansi FEB Unila. Selama menempuh pendidikan doktoral, promovenda juga menghasilkan sejumlah luaran akademik berupa publikasi pada konferensi internasional dan jurnal terindeks, serta karya buku dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Setelah sidang resmi ditutup oleh Dekan FEB Unila, acara dilanjutkan dengan penyampaian ucapan selamat dari tim penguji serta sesi foto bersama keluarga dan para tamu undangan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan studi doktoral sekaligus awal kontribusi baru Dr. Neny Desriani dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan tinggi, dan pembangunan masyarakat. (Magang – Putri)

