





FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menyelenggarakan Yudisium Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode VI pada Rabu, 25 Juni 2026 di Student Center FEB Unila.
Sebanyak 62 lulusan resmi dikukuhkan pada periode ini, yang terdiri dari 2 lulusan program doktor, 15 lulusan program magister, 43 lulusan program sarjana, dan 2 lulusan program diploma. Dengan bertambahnya jumlah lulusan pada periode ini, 45 di antaranya berhasil lulus tepat waktu. Dengan demikian, total alumni FEB Unila kini mencapai 21.515 orang
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB Unila, Dr. Neli Aida, S.E., M.Si. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa atas kedisiplinan dan ketekunan yang ditunjukkan selama menjalani proses akademik. Ia juga berharap para lulusan baru dapat menjalin kolaborasi yang erat bersama komunitas alumni melalui wadah KAFE Unila.
Selanjutnya, Dekan FEB Universitas Lampung, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan para orang tua dan wali mahasiswa, sekaligus menegaskan komitmen fakultas untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu pelayanan akademik. Menghadapi tantangan makro ekonomi ke depan yang berpotensi memengaruhi penyerapan tenaga kerja, ia berpesan agar para lulusan menyiapkan mental dengan matang dan tidak memadamkan jiwa wirausaha.
“Semakin hebat seseorang, maka ia akan semakin haus akan ilmu. Para lulusan harus siap berkontribusi nyata, baik dengan melanjutkan studi, bekerja, maupun membuka lapangan usaha baru,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan sambutan motivasi dari perwakilan Keluarga Alumni FEB Unila (KAFE Unila) Agus Djumadi, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung. Ia menekankan pentingnya memahami konsep diri dan aktualisasi diri, serta mendorong para lulusan untuk tidak sekadar mengejar materi, melainkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bersinergi dalam memajukan daerah.
Yudisium Periode VI ini menjadi momen yang tak hanya membanggakan bagi para lulusan, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika FEB Unila. Gelar bukanlah jaminan, tetapi salah satu bentuk untuk membuka pola pikir, karakter, dan wawasan yang lebih baik. Dengan bekal ilmu dan karakter yang telah dibentuk selama masa perkuliahan, para alumni baru diharapkan mampu melangkah jauh dan mewarnai berbagai bidang kehidupan dengan kontribusi yang berarti. (Anggita Prasastya Widyasari)

