



FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) kembali memperkuat jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama bersama Indonesia Marketing Association (IMA) serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI).
Agenda yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026 ini digelar di Ruang D101 Gedung Dekanat FEB Unila. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran anggota HIPPI Lampung, perwakilan IMA, serta para Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan FEB Unila.
Dalam sambutannya, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dengan realitas di industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
“Keahlian serta pengalaman matang para praktisi di lapangan sangat kami harapkan mampu mempertajam landasan teori yang selama ini dipelajari mahasiswa di bangku perkuliahan,” ujar Prof. Nairobi.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan HIPPI Lampung, Heri Andrian, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui akses jaringan pengusaha.
“Mudah mudahan kerja sama ini menjadi jembatan untuk menyalurkan pengalaman lapangan kepada mahasiswa, sehingga mereka bisa lebih siap dan mampu memanfaatkan jaringan yang telah tersedia,” tutur Heri Andrian.
Di sisi lain, perwakilan dari IMA, Hensilyana Berthy, mengungkapkan rasa bangganya atas konsistensi hubungan baik yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
“Kami merasa sangat bahagia atas perpanjangan kemitraan ini. Sinergi yang kuat antara IMA dan FEB Unila ini sejatinya telah terjalin sejak tahun 2019 dan terus berlanjut hingga saat ini,” ungkap Hensilyana.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara para Ketua Program Studi dengan perwakilan IMA dan HIPPI. Fokus utama diskusi ini adalah upaya memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian di sektor swasta agar lebih praktis dan berdampak nyata.
Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk memperluas ruang kolaborasi. Beberapa gagasan yang mencuat di antaranya adalah keterlibatan praktisi dalam kegiatan Market Day, kolaborasi konten melalui platform Podcast, hingga berbagai bentuk sinergi kreatif lainnya yang mampu mempererat hubungan kampus dengan dunia kerja.
Penandatanganan kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan solusi inovatif bagi pengembangan sumber daya manusia di Lampung. (Magang_M. Ghatan Dhinata)

