
FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kegiatan Short Course and Micro Teaching dengan tema “Improving English Speaking and Teaching Skills of FEB’s Lecturers using Suggestopedia Method”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dosen dalam mendukung penguatan pembelajaran berstandar internasional di lingkungan FEB Unila.
Program ini sudah berjalan dari 20 Februari dan akan dilaksanakan pada 17 April 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para dosen dari tiga jurusan di lingkungan FEB Unila, yaitu Jurusan Manajemen, Jurusan Akuntansi, dan Jurusan Ekonomi Pembangunan. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang berfokus pada peningkatan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris serta pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen FEB Unila dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya dalam mendukung pengembangan kelas internasional serta memperkuat kompetensi global dosen. Melalui kegiatan ini, para dosen diberikan pelatihan mengenai teknik pengajaran menggunakan metode Suggestopedia, yaitu metode pembelajaran yang menekankan pendekatan psikologis dan suasana belajar yang nyaman untuk meningkatkan kemampuan bahasa.
Selain peningkatan kemampuan bahasa Inggris, kegiatan micro teaching juga memberikan kesempatan kepada para dosen untuk mempraktikkan secara langsung teknik mengajar dalam bahasa Inggris. Hal ini bertujuan agar dosen dapat mengaplikasikan metode pengajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan efektif dalam proses pembelajaran di kelas.
Dekan FEB Unila menugaskan sejumlah dosen untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan fakultas. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan Short Course and Micro Teaching ini, FEB Unila berharap para dosen dapat semakin meningkatkan kompetensi pedagogik dan kemampuan komunikasi internasional, sehingga mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas serta berdaya saing global. (Magang_Nissa Nabila)

