Lewat Inovasi “CATAT”, Mahasiswa FEB Unila Raih Juara 2 Kompetisi Poster Nasional

FEB Unila – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Khasia Nadia Putri (Bisnis Digital 2024) berhasil meraih Juara 2 dalam National Digital Poster Competition 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Ampel Surabaya. Kompetisi berskala nasional ini diikuti sekitar 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dengan finalisasi hasil pada 10 Februari 2026.

Mengusung tema optimalisasi operasional UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital, kompetisi ini tidak hanya menilai estetika desain, tetapi juga kedalaman analisis serta rasionalitas solusi. Berangkat dari tema tersebut, Khasia menghadirkan poster berjudul “CATAT: Cerdas Atur Transaksi”.

Ide tersebut lahir dari observasi sederhana saat ia makan siang di lingkungan kampus. Ia melihat sejumlah kantin masih menggunakan pencatatan manual untuk pesanan dan transaksi, tanpa rekap data yang sistematis dan dapat dianalisis. Dari pengamatan itu, ia mengidentifikasi potensi kesalahan pencatatan, inkonsistensi data, hingga keterbatasan evaluasi usaha berbasis data.

Melalui konsep CATAT, Khasia menawarkan sistem pencatatan transaksi berbasis digital yang sederhana, mudah dioperasikan, dan sesuai dengan kapasitas usaha mikro seperti kantin kampus. Sistem ini memungkinkan pencatatan real time, rekap otomatis, serta penyediaan laporan harian sebagai dasar pengambilan keputusan.

Proses pengerjaan berlangsung selama kurang lebih satu minggu, dimulai dari technical meeting, riset dan observasi, perumusan ide, hingga presentasi dalam sesi pitching. Tantangan terbesarnya adalah memastikan solusi yang ditawarkan tetap aplikatif dan realistis bagi pelaku usaha kecil.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari integrasi antara pengalaman empiris dan pendekatan akademik yang ia peroleh selama perkuliahan di FEB Unila. “Saya bersyukur dan bangga. Pengalaman ini membuktikan bahwa observasi sederhana, jika dianalisis secara serius, dapat menjadi inovasi yang kompetitif,” ujarnya.

Ia pun mengajak mahasiswa FEB Unila untuk berani mencoba dan tidak meremehkan persoalan di sekitar, karena konsistensi dalam proses menjadi kunci utama dalam meraih prestasi. (Magang_Icka Nuraini Azhumi)