


FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) kembali melahirkan doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Ruang Auditorium Lantai 2 Pascasarjana FEB Unila. Dalam sidang tersebut, Iwan Ry, S.E., M.M. secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor. Keputusan tersebut disampaikan oleh Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., yang sekaligus menetapkan Dr. Iwan Ry, S.E., M.M. sebagai doktor ke-64 yang diluluskan oleh FEB Unila.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Ketua Penguji sekaligus Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., dengan didampingi Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Unila, Dr. Arivina Ratih Yulihar Taher, S.E., M.M., Ketua Komisi Pembimbing (Promotor), Prof. Dr. Mahrinasari Ms, S.E., M.Sc., serta Anggota Komisi Pembimbing (Ko-Promotor), Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. Bertindak selaku tim penguji yaitu Penguji Eksternal, Dr. Herry Koeswanda, S.Sos., M.S.M., serta Penguji Internal, Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si., dan Dr. Keumala Hayati, S.E., M.Si.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Lampung sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Gerindra, Fauzi Heri, S.T., S.H., M.H.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Timur, Dr. Dany Samantha, S.E., M.M.; perwakilan Alumni Pendidikan Ahli Madya Keperawatan (PAMK) Bandar Lampung Angkatan 1994, Wafit Buditomo dan Handoko; serta segenap sivitas akademika FEB Unila, rekan mahasiswa PDIE, dan keluarga besar promovendus.
Gelar doktor tersebut diraih melalui disertasi berjudul “Model Internal Marketing dalam Pengembangan Organizational Citizenship Behavior dan Service Excellence pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan RI”. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran internal (internal marketing) terhadap perilaku kewargaan organisasi (organizational citizenship behavior/OCB) dalam meningkatkan layanan prima (service excellence), dengan menguji peran kepemimpinan transformasional (transformational leadership) dan keterikatan kerja (work engagement) sebagai variabel pemoderasi. Data penelitian dikumpulkan melalui survei terhadap 340 pegawai dari empat wilayah layanan BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia, lalu dianalisis menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural (Structural Equation Modeling/SEM) berbasis LISREL 10.2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran internal berpengaruh positif terhadap OCB, dan OCB terbukti memberikan kontribusi positif secara langsung terhadap peningkatan layanan prima. Selain itu, kepemimpinan transformasional dan keterikatan kerja terbukti secara signifikan memperkuat hubungan antara pemasaran internal dan OCB. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas strategi pemasaran internal dalam mendorong perilaku ekstra-peran karyawan akan semakin optimal jika didukung oleh gaya kepemimpinan transformatif serta tingkat keterikatan kerja yang tinggi.
Dalam keterangannya, Dr. Iwan Ry menjelaskan kebaruan (novelty) dari riset yang dilakukannya. Penelitian ini berhasil mengintegrasikan dua landasan teori utama, yakni Organization Justice Theory dan Social Exchange Theory, untuk membangun model pemasaran internal dengan mediasi OCB. Pengintegrasian ini sekaligus menjawab celah penelitian (research gap) sebelumnya yang masih bersifat parsial dan belum banyak diterapkan dalam konteks instansi pemerintah atau sektor pelayanan publik.
Dalam proses penyusunan disertasi, Dr. Iwan Ry dibimbing oleh Prof. Dr. Mahrinasari Ms, S.E., M.Sc. selaku promotor dan Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. selaku ko-promotor. Tim pembimbing memberikan apresiasi atas dedikasi promovendus dalam menghadirkan kontribusi konseptual serta implikasi praktis yang kuat bagi penguatan manajemen sumber daya manusia di sektor layanan publik.
Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menyampaikan harapan agar capaian akademik ini dapat diabdikan secara nyata bagi kemajuan masyarakat dan negara.
“Diharapkan dengan resmi menyandang gelar doktor ini, Saudara dapat memberikan kontribusi nyata, pemikiran strategis, serta manfaat yang luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Jadikan capaian ini sebagai amanah untuk terus mengabdi dan menjaga nama baik almamater,” pesan Prof. Nairobi.
Setelah sidang resmi ditutup oleh Dekan FEB Unila, acara dilanjutkan dengan penyampaian ucapan selamat dari tim penguji serta sesi foto bersama keluarga dan para tamu undangan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan studi doktoral sekaligus awal kontribusi baru Dr. Iwan Ry, S.E., M.M. dalam pengembangan ilmu manajemen dan pelayanan publik di Indonesia. (Magang_M Ghatan Dinata)

