


FEB Unila – Program Inkubator EBEC 2025 resmi menampilkan hasil karya dan inovasi bisnis mahasiswa melalui kegiatan Ekspos Produk Inkubator EBEC 2025 yang digelar pada Jumat, 21 November 2025.
Produk-produk yang telah dikembangkan selama masa inkubasi ini secara langsung dilaunching dan diperkenalkan kepada publik di Halaman Kantin FEB Unila, yang berlokasi di belakang Gedung E Akuntansi.
Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, termasuk Tim Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB Unila Dr. Neli Aida, S.E., M.Si beserta tim kemahasiswaan yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan minat berwirausaha mahasiswa. Selain itu, Ketua Umum EBEC, Dava Pramudia Mahaprana, turut hadir bersama seluruh pengurus untuk menyaksikan hasil inkubasi para peserta.
Ekspos ini menghadirkan enam kelompok usaha mahasiswa dengan produk unggulan yang telah melalui proses uji rasa, inovasi, perbaikan kualitas, dan penyempurnaan tampilan. Adapun produk yang ditampilkan meliputi:
- Chocrette — Brownies Ice Cream
- Ketua: Amanda Audila, Jurusan S1 Ekonomi Pembangunan
- Gomakin — Mie Gomak Khas Sumatera Utara
- Ketua: Naufal Rafif Risano, Jurusan S1 Ekonomi Pembangunan
- Chiggy Street — Sate Taichan
- Ketua: Rhaditya Yufianata, Jurusan D3 Perpajakan
- Lumerbites — Dimsum Goreng Isi
- Ketua: Yerisca Godwin Hutapea, Jurusan D3 Akuntansi
- Crumbs BDL — Roti Ice Cream
- Ketua: Irfan Raihan Pugan, Jurusan S1 Manajemen
- Crumbs Coffee — Minuman Kopi & Non-Kopi
- Ketua: Hashel Athaillah Atmaji, Jurusan S1 Manajemen
Setiap kelompok menunjukkan kesungguhan dalam mengembangkan produknya mulai dari penentuan cita rasa, penyesuaian harga, hingga kelayakan tampilan agar siap bersaing di pasar. Kehadiran mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika pada peluncuran produk ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan umpan balik langsung dari konsumen.
Ketua Umum EBEC, Dava Pramudia Mahaprana, mengapresiasi semangat para peserta yang berhasil menyelesaikan proses inkubasi hingga tahap launching produk. Ia menyampaikan bahwa ekspos ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FEB Unila memiliki kreativitas serta kemampuan untuk mengembangkan usaha secara nyata, bukan hanya sebatas konsep.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi awal lahirnya lebih banyak wirausahawan muda dari lingkungan FEB Unila serta memperkuat peran EBEC sebagai organisasi yang aktif mendampingi perkembangan bisnis mahasiswa.
“Program ini diharapkan tidak berhenti pada tahap ekspos, melainkan menjadi perjalanan berkelanjutan bagi setiap kelompok untuk terus memperluas usahanya,” ujarnya.
Ke depannya, Inkubator EBEC akan melanjutkan pendampingan intensif dengan fokus pada penguatan branding, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, dan manajemen keuangan. EBEC juga berencana mengadakan bazar lanjutan pada kegiatan besar fakultas serta peluang pitching untuk membuka akses tambahan permodalan bagi usaha yang menunjukkan prospek pertumbuhan yang baik.
Dengan hadirnya Ekspos Produk Inkubator EBEC 2025, FEB Unila kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di dunia kewirausahaan seraya menghadirkan pengalaman belajar praktis yang bernilai bagi mahasiswa. (Rilis)


Leave a Reply