
FEB Unila — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Rohani Islam (ROIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menyelenggarakan kegiatan IQRA (Intensif Quran Ramadhan) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari di Masjid At-Tarbiyah Universitas Lampung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan spiritual mahasiswa sekaligus upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Program IQRA dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk bersama-sama membaca, memahami, serta menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini turut dihadiri oleh Dekan FEB Universitas Lampung, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB Unila, Dr. Neli Aida, S.E., M.Si bersama dosen pembina ROIS FEB Unila yang memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan mahasiswa di lingkungan fakultas.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan fakultas menyampaikan apresiasi kepada ROIS FEB Unila yang secara konsisten menghadirkan program pembinaan keagamaan bagi mahasiswa. Kegiatan seperti IQRA dinilai memiliki peran penting dalam membangun keseimbangan antara pengembangan akademik dan pembentukan karakter spiritual mahasiswa.
Program IQRA (Intensif Quran Ramadhan) juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah di kalangan mahasiswa FEB Unila sekaligus mendorong terciptanya atmosfer religius di lingkungan kampus selama bulan Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, ROIS FEB Unila berharap mahasiswa tidak hanya menjadikan Ramadhan sebagai momentum ibadah secara personal, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan kedisiplinan dalam membaca Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat kebaikan yang berkelanjutan.
Kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam program IQRA ini menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pembinaan karakter mahasiswa FEB Unila yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. (Rilis)

