BPS Provinsi Lampung dan Pojok Statistik Unila Gelar Seminar “Kulik Inflasi: Tak Hanya Sebuah Angka”

FEB Unila – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar seminar bersama Pojok Statistik Universitas Lampung (Unila) dengan tema “Kulik Inflasi: Tak Hanya Sebuah Angka”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan mendalam seputar data inflasi serta memahami cerita di balik angka tersebut kepada mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung di The Gade Creative Lounge (TGCL) pada Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan Dr. Arivina Ratih, S.E., M.M., Hermawan Prasetyo, S.S.T., M.T. sebagai Pranata Komputer Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, K. Nurika Damayanti, S.S.T., M.Stat. sebagai Statistik Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, serta Muhammad Shalih, S.Stat., M.E. sebagai pemateri, dan para mahasiswa FEB Unila.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Unila Dr. Arivina Ratih menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana data statistik, khususnya inflasi, dapat dianalisis dan dimanfaatkan dalam berbagai bidang, terutama dalam pengambilan kebijakan ekonomi.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami data statistik secara kritis agar tidak hanya melihat angka sebagai data semata, tetapi juga mampu memahami makna serta dampak yang terkandung di dalamnya.

Sementara itu, dalam sesi pemaparan materi, Muhammad Shalih menjelaskan bahwa inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam perekonomian yang menggambarkan perubahan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode tertentu.

Ia juga memaparkan bagaimana proses pengumpulan data inflasi dilakukan oleh BPS, mulai dari survei harga di berbagai wilayah hingga pengolahan data yang menghasilkan indikator inflasi yang sering digunakan oleh pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Melalui seminar ini, para mahasiswa diajak untuk memahami bahwa di balik angka inflasi terdapat berbagai faktor yang memengaruhi, seperti perubahan harga komoditas, distribusi barang, hingga kondisi ekonomi global.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya data statistik dalam analisis ekonomi serta mendorong mahasiswa untuk lebih aktif memanfaatkan data resmi yang disediakan oleh BPS dalam kegiatan akademik maupun penelitian. (Magang_Nissa Nabila)