


FEB Unila – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa yang memiliki keterampilan abad ke-21 (21st century skills) melalui penerapan pembelajaran berbasis praktik nyata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Mata Kuliah Desain dan Manajemen Proses Bisnis pada Program Studi S1 Bisnis Digital, yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan problem solving, collaborative skill, serta information and communication technology (ICT) skill mahasiswa.
Mata kuliah ini berada di bawah penanggung jawab Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerja Sama FEB Unila, Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si., bersama Dwi Asri Siti Ambarwati, S.E., M.Sc., dengan pendekatan project-based learning. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam penyelesaian permasalahan bisnis riil, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pada salah satu proyek pembelajaran, Kelompok 1 yang terdiri dari M. Ghatan Dinata, Azzahra Zalfa Septira, Khairi Faiz Ilhamsyah, M. Iqbal Alfahrezy, dan Fara Kamila mengangkat studi kasus UMKM Juso Food yang beroperasi di Kantin FEB Unila. Mahasiswa menganalisis proses bisnis Juso Food yang menerapkan model hibrida, yakni menjual produk sendiri sekaligus menerima produk titipan dari mitra.
Fokus kajian diarahkan pada proses rekonsiliasi dan pencatatan keuangan harian. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses tersebut masih dilakukan secara manual, belum terstandarisasi, serta berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan data. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa merancang perbaikan proses melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), digitalisasi pencatatan menggunakan aplikasi kasir, pemisahan pendapatan usaha dan komisi mitra, serta penyusunan Key Performance Indicator (KPI) dan Service Level Agreement (SLA) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan.
Sementara itu, Kelompok 2 yang terdiri dari Feyndra Rizky Imani, Felix Darmaja, Frista Nabila Salsabilla, Icka Nuraini Azhumi, dan Azizun Hakim mengkaji proses pemesanan dan pembayaran end-to-end pada tenant Sultan Rice Box FISIP Unila. Kajian difokuskan pada jam sibuk operasional, di mana proses pemesanan, pembayaran, dan pencatatan masih dilakukan secara manual dan belum terdokumentasi dengan baik.
Melalui analisis bottleneck, waste, dan risiko proses, mahasiswa mengidentifikasi berbagai permasalahan, seperti tingginya waktu tunggu, risiko kesalahan pembayaran, serta ketidakefisienan alur kerja. Sebagai solusi, mahasiswa merancang proses TO-BE melalui digitalisasi sistem Point of Sales (POS), penerapan QRIS dinamis, serta spesialisasi peran sumber daya manusia. Rancangan ini ditargetkan mampu meningkatkan tingkat kematangan proses bisnis dari maturity level 1 menuju level 2, yang ditandai dengan adanya SOP, pembagian peran yang jelas, serta proses yang terukur dan terdokumentasi.
Melalui proyek-proyek tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami konsep Business Process Management secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung pada permasalahan nyata. Di sisi lain, UMKM mitra memperoleh rekomendasi perbaikan proses bisnis yang dapat dijadikan dasar peningkatan kinerja usaha secara berkelanjutan.
Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis proyek menjadi sarana efektif dalam membentuk kompetensi mahasiswa.
“Mata kuliah ini menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek. Melalui pengerjaan proyek, mahasiswa dilatih menguasai keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, serta komunikasi dan ICT. Dengan memanfaatkan pengetahuan desain dan manajemen proses bisnis, mahasiswa turut membantu UMKM meningkatkan tingkat kematangan proses bisnis dari kondisi awal yang masih ad-hoc menuju proses yang lebih terstandarisasi, terdokumentasi, dan konsisten,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembelajaran ini diharapkan mampu membekali mahasiswa FEB Unila menjadi lulusan yang adaptif, solutif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan UMKM di lingkungan sekitar kampus.
(Magang_Nissa Nabila)

