Rektor Resmikan Gedung Pascasarjana FEB Unila

Rektor Resmikan Gedung Pascasarjana FEB Unila

FEB Unila | Gedung Pascasarjana FEB Unila diresmikan oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, MP., pada Senin (29/04). Dalam acara tersebut, Rektor Universitas Lampung didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si., Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel Infantri Taufik Hanafi serta Wakil Rektor I Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si dan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Mahatma Kufepaksi, M.Sc. melakukan pengguntingan pita sebagai simbolis diresmikannya Gedung yang digunakan untuk program pascasarjana dan doktoral tersebut.

Usai melakukan pengguntingan pita, Dekan FEB Unila Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si. mengajak Rektor Unila beserta para tamu undangan untuk melakukan kunjungan ke ruangan-ruangan yang berada di lantai 2 gedung pascasarjana FEB Unila. Rombongan meninjau professor disucussion room yang digunakan sebagai tempat diskusi para guru besar yang juga difungsikan sebagai ruang tunggu bagi para Guru Besar sebelum melakukan sidang terbuka Doktor. Kunjungan dilanjutkan ke ruang professor yang merupakan ruang pribadi para Guru Besar dilingkungan FEB yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk memotivasi peningkatan jumlah professor dilingkungan FEB Unila dalam upaya mencapai visi FEB menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis 10 terbaik di Indonesia pada tahun 2025. Para undangan juga diajak melihat smart room yang merupakan ruang kuliah para mahasiswa magister dan program doktor yang berbasis multimedia sesuai dengan perkembangan teknologi di era revolusi industry 4.0, kunjungan di akhiri dengan memasuki auditorium FEB sebagai tempat berlangsungnya acara pembukaan.

Dalam sambutannya Dekan FEB Unila Prof. Satria Bangsawan mengatakan, gedung Pascasarjana ini mulai dibangun pada tahun 2000 dibawah kepemimpinan Dekan Dr. Fadel Djauhar dan jajarannya, bersamaan dengan gedung program Diploma. Gedung ini dibangun secara swaskelola dan baru dapat terselesaikan satu dari tiga lantai yang direncanakan pada tahun 2001. “Kemudian saya minta ijin untuk menggunakan gedung meski saat itu masih kurang layak kalau dilihat dari luar,” katanya dihadapan para tamu undangan.

Hingga pada tahun-tahun selanjutnya FEB mendapatkan dukungan dari berbagai pihak diantaranya, Pemerintah Provinsi, Perbankan, PT Bukit Asam serta Keluarga Besar Alumni FEB (KAFE) Unila untuk melengkapi meubelair dan lain sebagainya. Di tahun 2018, gedung tersebut kembali dibangun setelah terhenti sekitar 18 tahun. “Dengan persetujuan pak Rektor, maka digulirkan melalui PNBP dan bisa diselesaikan. Meski belum selesai pembangunannya, namun gedung ini sudah menghasilkan sekitar 694 alumni yang sudah berkiprah dimana-mana,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin dalam sambutanya, diharapkan ke depan FEB dengan segala fasilitasnya bisa lebih maju lagi membawa nama besar Unila ke dunia Internasional. Sebab FEB, merupakan satu-satunya Fakultas dengan program studi yang terakreditasi Internasional. “Sejak 2016 kita mulai transformasi menjadi Research  University. Karenanya, kita juga meningkatkan dana reset dari yang awalnya Rp1 miliyar menjadi Rp25 miliyar di tahun ini,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula perwakilan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Kafe Lampung, Anggota KAFE Unila, para sesepuh FEB, dan tenaga pendidik dan kependidikan FEB Unila. Pada acara ini, juga diserahkan beasiswa dari KAFE Unila kepada mahasiswa FEB yang berprestasi sebagai Mawapres Unila, juara 1 Newscasting Competition tingkat nasional, serta beasiswa untuk anak asuh KAFE Unila. Usai mengikuti acara peresmian tersebut, Dekan FEB Unila beserta Rektor Universitas Lampung menuju Teaching Factory FEB Unila untuk membuka dan meninjau acara Economics and Business Fair 2019 yang merupakan kegiatan mahasiswa FEB angkatan 2017 sebagai implementasi matakuliah Kewirausahaan yang diisi dengan bazar berbagai produk dan makanan, serta dimeriahkan oleh penampilan band mahasiswa FEB Unila. (Jaya)