Kegiatan Himakta Yang Senyap Tapi Terasa Untuk Masyarakat

Kegiatan Himakta Yang Senyap Tapi Terasa Untuk Masyarakat

FEB Unila | Mahasiswa memiliki beberapa peran yang salah satunya adalah peranan sosial, yaitu bahwa keberadaan dan segala perbuatannya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri tetapi juga bisa bermanfaat bagi lingkungan dan sekitarnya.

Seperti yang diterapkan oleh mahasiswa jurusan Akuntansi FEB Unila, dengan progja baru HIMAKTA yaitu HYPE(Himakta Youth Project Ecstaticness) yang bertemakan “Pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan potensi desa yang berbasis ekonomi kreatif dalam kebersamaan dan keakraban”. Kegiatan itu berlangsung di desa Bogorejo, Gedong Tataan, Pesawaran pada tanggal 20-22 april 2018.

Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa akuntansi kepada masyarakat. Adapun rangkaian acara pada kegiatan itu, kegiatan pertama yaitu pelatihan pengelolaan keuangan untuk aparatur BUMDES(badan usaha milik desa), lalu pelatihan pengembangan produk UMKM desa, memberi materi pelajaran kepada anak-anak di desa, penyerahan bibit buah-buahan kepada warga, pengecekan dan pengobatan gratis yang bekerjasama dengan KSK(Komunitas Sadar Kesehatan), dan ditutup dengan pembagian sembako kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 90 mahasiswa akuntansi, dan turut hadir juga gubernur BEM FEB Unila Mauldan Agusta Rifanda.

Ketua umum HIMAKTA Finur Rumsya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan bentuk nyata salah satu tridharma perguruan tinggi tentang pengabdian masyrakat.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, sebab dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mahasiswa kepada masyarakat sehingga ketika lulus kelak mahasiswa sebagai agent of change mampu berperan aktif untuk kemajuan masyarakat, sebab mahasiswa sebagai penopang bangsa masa depan dan mahasiswa harus tau kondisi masyarakat. Yang pasti kegiatan seperti ini harus didukung oleh seluruh civitas akademika dan juga pihak-pihak eksternal” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan berkelanjutan kedepannya.

“kegiatan ini tidak berhenti atau sebatas dihari ini saja, tetapi setelah dari kegiatan tersebut akan ada tim khusus dari HIMAKTA yang setiap tiga minggu sekali akan datang ke desa untuk melanjutkan pemberdayaan masyarakat desa khusus di pengelolaan keuangan untuk aparatur BUMDES dan kelompok-kelompok usaha di desa”katanya. (Lessi/Pilar)