FEB Unila Gelar EEC In Action XVII 2018

(Lampost.co) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung menggelar Economics’ English Club (EEC) In Action XVII 2018, tingkat nasional di kampus setempat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 22 Februari ini mengusung tema Actualizing Golden Generation by Taking Real Action.

Dekan FEB Unila, Satria Bangsawan kepada Lampost.co, Selasa (20/2/2018), mengatakan terdapat lima tangkai yang dilombakan pada EEC In Action XVII 2018, yakni newscasting, speech, story telling, debate, dan scrabble. Menurutnya, peserta yang mengikuti berjumlah 120 orang dari sejumlah perguruan tinggi di pulau Sumatera dan Jawa.

“Hari ini pembukaannya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga Kamis besok. Ada lima tangkai yang dilombakan dengan diikuti 120 peserta, kesemuanya lomba menggunakan bahasa Inggris,” kata Satria.

Satria mengatakan, masing-masing lomba dinilai oleh dewan juri yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Lampung. Menurutnya, dewan juri akan memilih juara 1, 2, dan 3 serta satu juara umum.

“Dari lima tangkai yang dilombakan, masing-masing akan ada 3 juara, nanti dari yang juara juga akan dipilih satu orang menjadi juara umumnya pada gelaran EEC In Action XVII 2018 ini,” ujar Satria.

Menurut Satria, tujuan dari perlombaan adalah melatih serta meningkatkan kemampuan dalam penyampaian bahasa Inggris kepada khalayak, sehingga kemampuan bahasa bertambah untuk menghadapi persaingan global.

“Seperti lomba debate, selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, juga melatih dalam menyampaikan bahasa, begitu juga dengan lomba-lomba yang lain kesemuanya menggunakan bahasa Inggris dan temanya adalah mengenai perekonomian,” kata dia.

Ia mengatakan, berlangsungnya kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Unila guna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk menghadapi persaingan khususnya memperebutkan lapangan pekerjaan di dunia, baik secara tertulis maupun lisan.

“Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional. Bila ingin bersaing memperebutkan lapangan kerja antar negara harus menguasai bahasa ini. Perlombaan ini yang pertama dilakukan di tingkat nasional, dimana sebelumnya hanya tingkat se-Sumatera saja,” kata dia.


* Artikel ini berasal dari media di luar FEB Unila yang yang memberitakan tentang Kampus FEB Unila.