FEB Unila Adakan “International Short Course”

FEB Unila Adakan “International Short Course”

FEB Unila | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung menerima kunjungan dari Sipec Aoyama Gakuin University. Kedatangan 14 partisipan yang terdiri dari 1 dosen dan 13 mahasiswa dari Jepang tersebut, dalam rangka International Short Course yang berlangsung dari tanggal 3-10 Maret 2019. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mengikuti perkuliahan dengan beragam materi seperti Globalisasi di Asia, Politik Indonesia, Lampung Culture, Tren Ekonomi dan Bisnis di Indonesia, serta melakukan kunjungan ke KPU Lampung dan beberapa perusahaan seperti PT. Bukit Asam dan PT. Nestle.

Dalam pembukaan, Dekan FEB Unila Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si. menyampaikan ucapan selamat datang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila dan memperkenalkan profil FEB Unila kepada para partisipan. Turut hadir pula Wakil Rektor Universitas Lampung Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Ir. Muhammad Kamal, M.Sc. yang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan International Shortcourse tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, Prof. Kamal menyampaikan bahwa ada 3 keuntungan yang bisa didapatkan para peserta internasional ini “pertama, para peserta bisa saling bertukar pengetahuan antara mahasiswa Sipec AGU Japan dan mahasiswa Unila. Kedua, dapat juga dijadikan sebagai sarana untuk membina dan meningkatkan hubungan baik antara Unila dan AGU. Ketiga, dengan kegiatan ini tentunya dapat menambah kemampuan para peserta dari kedua universitas”. Lebih lanjut Prof Kamal berharap mahasiswa dari Jepang dapat mendapatkan pengalaman tentang bagaimana mahasiswa di Universitas Lampung belajar serta tentang kebudayaan Lampung dan dapat memperkenalkannya ketika kembali ke Jepang.

Usai pembukaan, dihari pertama ini para peserta Short Course tersebut mengikuti perkuliahan dari Prof. Dr. Ir. Muhammad Kamal, M.Sc. tentang “Introduction Unila, Lampung, Indonesia, Culture, Business and Industry”. Setelah itu, para peserta mengikuti kegiatan bertemakan “Lampung Culture Interaction and Practising Local Traditional Culture”. Pada kegiatan tersebut, 14 partisipan dari SIPEC AGU Japan menyaksikan penampilan tari sigeh penguten dengan iringan musik talo balak dari FKIP Universitas Lampung. Mereka sangat antusias menyaksikan penampilan tersebut, ditambah lagi mereka diajak untuk secara langsung mempraktikkan gerakan-gerakan tari sigeh penguten dengan dilatih oleh para penari. Selain itu mereka juga diajarkan untuk memainkan alat musik pengiring seperti kulintang dan gong serta mereka juga berkesempatan untuk menggunakan mahkota khas lampung “siger”.

Hari kedua, International Short Course yang diselenggarakan oleh FEB Universitas Lampung dan Sipec Agu Japan ini diawali dengan kuliah membahas Politik Indonesia yang menghadirkan Dr. Ari Damastuti, M.A. sebagai pemateri. Bukan hanya mengikuti kegiatan didalam ruangan, para peserta juga melakukan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengetahui seperti apa mekanisme pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia karena Indonesia merupakan negara yang dianggap berhasil dalam menyelenggarakan pesta demokrasi. Mereka juga diperlihatkan surat suara pemilihan presiden dan anggota legislatif, serta alat peraga pemilu lainnya. Hari ketiga ditutup dengan kuliah dengan tema Globalisasi di Asia yang disampaikan Arif Darmawan, S.E., M.Si. akademisi FEB Unila.

Pada hari selanjutnya International Short Course melakukan kunjungan industri. Para peserta dibawa mengunjungi PT. Bukit Asam dan PT. Netsle Factory-Panjang. Pada kunjungan tempat pertama PT. Bukit Asam, para peserta disambut oleh General Manager PTBA dan diperkenalkan tentang perusahaan ini. Lalu para peserta diajak mengelilingi area PTBA menggunakan bus untuk melihat proses batubara, mulai dari kedatangan batubara dari hulu yang menggunakan kereta, kemudian proses penyeleksian batubara sesuai kualitas, hingga proses pendistribusian dan pengiriman batubara yang menggunakan kapal laut.

Kemudian kunjungan pada tempat kedua para peserta diterima oleh Manajer Pabrik PT. Netsle Factory-Panjang Ekfan Susanto, yang merupakan alumni dari Magister Manajemen FEB Unila. Disini para peserta diperkenalkan tentang PT. Netsle dan produk-produknya. Setelah memperkenalkan tentang Netsle selanjutnya para peserta diajak berkeliling pabrik, sebelumnya peserta diberikan pakaian standar pabrik untuk menjaga sterilisasi area-area yang dikunjungi. Lokasi pertama peserta dibawa keruang quality control dimana tempat yang menjaga kualitas rasa dari produk PT. Netsle, kemudian area produksi dan area pengemasan setiap produk.

Diakhir kegiatan ini diselenggarakan sesi culture exchange, sesi dimana para peserta saling memperkenalkan budaya dari daerah masing-masing. Diantaranya mengenalkan pakaian khas jepang Yukata, kerajinan tangan origami, makanan khas jepang dan lainnya. (Jaya/Yandi)