FEB Lahirkan Doktor Pertama Untuk Unila

FEB Lahirkan Doktor Pertama Untuk Unila

FEB Unila | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor, Program Doktoral Ilmu Ekonomi, Rabu (04/09) di auditorium gedung Pascasarjana FEB Unila. Pada kesempatan ini Zaidirina mahasiswa doktor program studi ilmu ekonomi dengan konsentrasi Akuntansi dan merupakan Komisaris non Independen Bank Lampung. Ia resmi menyandang gelar doktor setelah dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan oleh rektor universitas lampung.

Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh rektor unila, Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. selaku ketua tim penguji dan tim penguji  Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si. , Prof. Dr. Mahatma Kufepaksi dan Supriyadi, M.Sc., Ph.D., C.M.A. selaku penguji eksternal dari UGM, serta promotor Prof. Dr. Lindrianasari, S.E., M.Si. Akt dan ko-promotor 1 Dr. Ayi Ahadiat dan ko-promotor 2 Dr. Ernie Hendrawaty. Disertasi yang berjudul, “Peran Good Coorporate Governance dalam Mengendalikan Agency Problems pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia”  menjadikan Zaidirina peraih gelar doktor pertama di Universitas Lampung.

Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin mengatakan, ini suatu karya besar yang telah dihasilkan. Di mana, Dr. Zaidirina merupakan doktor pertama yang dihasilkan Unila. “Karena itu, saya ingin saudara bisa menyumbangkan pikirannya dalam pembangunan nusa dan bangsa, sesuai dengan motto Unila Berkarya dan Berinovasi,” ujarnya setelah mengumumkan hasil ujian.

Sementara itu Dekan FEB Unila Prof. Satria Bangsawan mengatakan, hari ini FEB Unila telah melahirkan satu orang bergelar Doktor, Dr. Zaidirina setelah berhasil mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya. “Dan ini bukan hanya yang pertama di FEB, tetapi pertama juga di Unila untuk program Doktor. Tentunya ini akan memberikan motivasi sendiri bagi mahasiswa S3 lainnya untuk menyusul keberhasilan Dr. Zaidirina,” ujarnya.

Lalu, dengan research yang telah dilakukan dan disertasi yang dihasilkan, pihaknya berharap dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu, metodologi, dan yang paling utama dari segi praktis. “Karena tema yang diambil yakni upaya meningkatkan kinerja bank daerah sehingga diharapkan melalui hasil penelitian ini bank-bank daerah mampu bersaing di jajaran nasional dan internasional, yang juga akan memberikan kontribusi bagi pembangunan, tidak hanya di Lampung tapi juga di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Zaidirina yang baru saja menyandang gelar Doktor menjelaskan terkait disertasinya. Menurutnya, tata kelola yang baik dari perusahaan sangat penting. Hal ini dapat meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang mungkin bakal terjadi. “Nah karenanya, harus kita implementasikan pada BPD di seluruh Indonesia. Dan tadi juga ada rekomendasi tambahan komponen penilaian tata kelola yang baik, itu menjadi lebih fit untuk BPD yang mempunyai karakteristik sebagai agent of regional development,” paparnya. (Yandi)