Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung Gelar Stabek Ke-5

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung Gelar Stabek Ke-5

Bandar Lampung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menggelar Seminar Nasional Teknologi, Akuntansi, Bisnis, Ekonomi, dan Komunitas (Stabek) Ke-5 dengan tema Menuju Desa Digital, Kemajuan Teknologi, Kesetaraan Akses, dan Kolaborasi secara daring.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FEB Unila Dr. Nairobi, SE MSi, sambutan Rektor Unila Prof. Karomani, arahan dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan pembicara kunci Menteri Desa Pembagunan Daerah Tertinggal A Halim Iskandar.

Acara seminar dibagi ke dalam beberapa sesi yang dipandu moderator.

Sesi panel dengan pembicara Rudi Suryanto, pendiri Bumdes.id, dan Prof. Nurdiono, guru besar FEB Unila, mengawali sesi seminar.

Dekan FEB Unila Dr Nairobi SE MSi mengatakan, Stabek Ke-5 ini merupakan agenda rutin kampus.

Bedanya pada Stabek ke-5 ini pihaknya ingin memberikan kontribusi lebih pada program pemerintah yakni Smart Village.

Nairobi mengatakan, ia sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Dr. Zaidirina. Nairobi mengatakan, pihak dinas merespons baik keinginan FEB Unila berkontribusi pada segmen Smart Village. Khususnya dalam pengelolaan badan usaha milik desa atau Bumdes.

Nairobi mengatakan, pengelolaan Bumdes menjadi perhatian pihak fakultas. Sebab, potensi Bumdes ini besar namun masih terkendala beberapa hal.

Termasuk dalam pengelolaan, tata keuangan, manajerial, dan sebagainya, termasuk soal pemasaran digital.

Nairobi mengatakan, atas dasar itu, Stabek Ke-5 ini menitikberatkan pada poin itu. Sehingga, ide dan gagasan dari para dosen, peneliti, dan ahli lain di seminar nasional ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kontribusi membantu pengelolan Bumdes dan menyukseskan Smart Village.

Nairobi mengatakan, kampus memiliki sumber daya yang sangat bisa diandalkan untuk membantu sehingga pengelolaan Bumdes makin optimal.

Dengan pengalaman selama ini dan diperkuat dosen berpengalaman, juga mahasiswa yang siap diterjunkan, Nairobi yakin kolaborasi ini akan sukses.

Nairobi berharap, hasil Stabek Ke-5 ini benar-benar memberikan input riil bagi pembangunan Smart Village dan optimalisasi pengelolaan Bumdes. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung Gelar Stabek Ke-5 | WartaLampung.id)