DJPK Kemenkeu RI bekerjasama dengan FEB Unila Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Pemanfaatan Potensi Desa “Kepala Desa Masuk Kampus” Tahun 2021

DJPK Kemenkeu RI bekerjasama dengan FEB Unila Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Pemanfaatan Potensi Desa “Kepala Desa Masuk Kampus” Tahun 2021

FEB Unila | Sesuai dengan amanat Nawa Cita Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Cita Ketiga yaitu, “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan”, maka pembangunan desa dan pengoptimalan dana desa menjadi prioritas dalam membangun ketahanan ekonomi nasional setelah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi antara Kementerian dan Universitas dalam mewujudkan aparatur desa yang handal sehingga dana desa dapat optimal. Sejalan dengan hal tersebut, pada hari Kamis, 22 April 2021, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Pemanfaatan Potensi Desa “Kepala Desa Masuk Kampus”.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Dana Transfer Umum DJPK, Adriyanto, PhD dan sambutan oleh Dekan FEB Unila, Dr. Nairobi, S.E., M,Si. Dalam sambutannya, Direktur Dana Transfer Umum DJPK menyambut baik acara ini sebagai salah satu langkah penguatan kelembagaan dan kapasitas para kepala desa dalam mengoptimalkan dana desa yang digulirkan sejak tahun 2017. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi langkah baik untuk kolaborasi antara universitas dan desa dalam memetakan potensi dan mengembangkan desa yang berkelanjutan. Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi mengenai kebijakan desa (disampaikan oleh Dr. Ambya, S.E., M.Si dan Fajar Satria Kesumah, S.E., F.B.E), pengelolaan keuangan desa (disampaikan oleh Neny Desriani, S.E., M.S.Ak, dan Resha Moniyana Putri, S.E., M.Si), dan optimalisasi wawasan dan bisnis desa (disampaikan oleh Sri Waluyo, Ph.D dan Arif Darmawan, S.E., M.A).

Acara ini diikuti oleh 90 kepala desa/pekon dari empat kabupaten, yaitu Tanggamus, Pringsewu, Lampung Tengah dan Lampung Selatan. Diharapkan setelah kegiatan ini, para kepala desa/pekon memiliki kemampuan profesional dan integritas yang baik sehingga mendukung terbentuknya “Desa Berjaya” sebagai salah satu program dari Provinsi Lampung. (Arif Darmawan)